
Ribuan masa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Peduli Rakyat (GRPR) Kabupaten Ciamis menggelar aksi unjuk rasa dihalaman gedung DPRD Ciamis, Kamis (15/9)
Koordinator aksi KH. Deden Badrul Kamal mengajak para pendemo yang berkumpul sejak pukul 09:00 WIB ini untuk bersama-sama menyuarakan suara rakyat menolak kenaikan harga BBM dan mencabut segera kebijakan yang sudah dilaksanakan pemerintah Joko Widodo tersebut.
“Kami meminta kepada seluruh anggota DPRD Ciamis untuk ikut bersama kami menolak serta membatalkan kenaikan harga BBM oleh pemerintah” ujarnya.
Para demonstran tidak meninggalkan aksinya sebelum semua fraksi yang ada di DPRD Ciamis menandatangani kesepakatan dan dibawa ke DPR-RI sebagai wujud kesepakatan antara rakyat dengan wakilnya, hasilnya seluruh fraksi yang ada di DPRD Ciamis menandatanganinya.
Jurnalis menatapjabar.com menemui salah satu anggota DPRD Ciamis dari Fraksi PKS Uus Rusdiana yang ikut menemui demonstran, Uus mengatakan fraksinya sudah sejak awal menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, “sejak awal PKS sudah bersikap tegas menolak rencana kenaikan harga BBM, tapi pemerintah tetap ngotot dan sekarang PKS minta untuk membatalkan kebijakan yang menyengsarakan pasca pandemi tersebut” kata wakil ketua Fraksi PKS ini.
“Kemarin saat sidang paripurna kami sudah suarakan penolakannya, jadi bukan hanya sekarang pas ditemui masyarakat” lanjut Uus
“Alhamdulillah sekarang saat digeruduk masa, semua fraksi tidak hanya PKS ikut menandatangani penolakan kenaikan harga BBM” Anggota DPRD Ciamis dapil 1 ini.



