PPDI Ciamis Gelar Baksos, Puluhan Disabilitas Dapat Kaki dan Tangan Palsu

Dewan Pengurus Cabang Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis mengadakan bakti sosial di saung sawah Sukamaju Baregbeg, Selasa (4/10/2022).

Bakti sosial yang diisi oleh Ira Puspitasari sebagai pembawa acara ini membagikan kaki palsu, tangan palsu, Briss dan AVO kepada 68 disabilitas ini dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Didi Sukardi, Anggota DPRD Ciamis Dede Herli dan Uus Rusdiana, Dinas Sosial Kabupaten Ciamis dan Mr. Lee dari Yayasan Peduli Tuna Daksa Jakarta.

Menurut ketua DPC PPDI Kabupaten Ciamis Dodo Zakaria acara ini kelanjutan dari agenda sebelumnya, “Bulan Juli kemarin baksos pengukuran, sekarang penyerahan” Kata Dodo.

Dodo yang aktif di BPBD Ciamis dan di Forum Pengurangan Risiko Bencana FPRB Ciamis ini merasa bahagia dengan diadakannya acara ini, “saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung hingga terselenggaranya acara ini” ujar Dodo.

Sementara itu Uus Rusdiana anggota DPRD Ciamis dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DPC PPDI Kabupaten Ciamis dan Yayasan Peduli Tuna Daksa Jakarta, “Semoga apa yang diberikan kepada warga kami di Ciamis dapat menjadi penyemangat bagi penerima dan pahala bagi yang memberinya” ungkap Wakil Ketua Fraksi PKS ini.

10 Unit Mobil PKS Ciamis Siap Layani Masyarakat, Ini Nomor Kontaknya.

Menghadapi musim penghujan diakhir tahun ini perlu diwaspadai banyaknya penyakit atau virus yang sewaktu-waktu bisa menimpa kita.

Partai Keadilan Sejahtera PKS Kabupaten Ciamis selalu siap siaga membantu mengantarkan warga yang sakit ke rumah sakit, baik memakai mobil layanan masyarakat atau ambulance.

Mobil layanan masyarakat PKS berjenis APV yang bisa dipakai tidak hanya untuk mengantar pasien ke rumah sakit, tapi dapat juga digunakan untuk mengantar warga nikahan, khitanan atau hajatan lainnya bahkan karyawisatapun bisa digunakan.

Menurut Wakil Ketua Fraksi PKS Ciamis Uus Rusdiana, kendaraan layanan masyarakat di tiap dapil se-kabupaten Ciamis sudah tersedia, “masyarakat dipersilakan menghubungi kader PKS terdekat bila memerlukan”, kata Uus

“ini bagian dari khidmat PKS untuk masyarakat tidak hanya menjelang pemilu saja, tapi tiap haripun selalu siap siaga” lanjut politisi PKS yang juga bakal calon anggota DPRD Jawa Barat.

“Berikut saya sampaikan nomor hp yang bisa dihubungi bila sewaktu-waktu memerlukan mobil layanan atau ambulance ” lanjut Uus

Dapil 1 Ciamis: 0821-2342-1039, 0852-2323-5412, 0819-0443-6636

Dapil 2 Ciamis: 0813-2009-8745, 0852-2311-7788, 0853-2205-9028

Dapil 3 Ciamis: 0853-2488-0888

Dapil 4 Ciamis: 0853-1406-6633.

Dapil 5 Ciamis: 0852-2144-2653.

Dapil 6 Ciamis: 0852-2368-0909

Warga Sukawening Menderita Penyakit Langka, Uus Aleg PKS Minta Pemda Ciamis Tanggung Biaya Pengobatannya

Anggota DPRD Ciamis dari Fraksi PKS H. Uus Rusdiana menjenguk Kaisyya Raudlatul Mawa (6 tahun) yang terbaring sakit di RSUD Ciamis. Kamis (23/9)

Warga Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis ini diduga menderita Sindrom Stevens Johnson atau kelainan kulit dan selaput lendir. Sekujur kulit tubuhnya mengelupas dan rasanya sangat perih.

Menurut Uus dirinya mendapatkan informasi dari Kepala Desa Sukawening yang meminta dirinya membantu penanganan di RSUD Ciamis, “Perlu huluran tangan kita karena dari keluarga prasejahtera dan memerlukan biaya yang sangat besar karena tidak memiliki BPJS, oleh karena itu saya minta Pemda menanggu biaya selama perawatan di RSUD”, Kata Uus.

“Tadi sore dalam forum rapat Banggar di DPRD Ciamis; dihadapan sekda, dirut RSUD Ciamis dan Kadis Kesehatan saya sampaikan hal tersebut untuk diketahui dan diperhatikan secara serius karena keluarga ini merupakan warga kabupaten Ciamis” Lanjut Anggota Banggar DPRD Ciamis ini.

Ditemui di ruang RSUD Ciamis, ayahnya, Dani Mardani, mengatakan dirinya membawa buah hatinya ke RSUD Ciamis tersebut lantaran tidak tega melihat kulit anaknya terus menjalar seperti borok.

Sebelumnya ia berkonsultasi dengan pihak Pemerintah Desa Sukawening untuk dirujuk ke RSUD Ciamis, meski tidak memiliki jaminan kesehatan atau kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Kepala Desa Sukawening Hendi Hermawan mengungkapkan berbagai upaya sudah dilakukan pihaknya, “Kami mendorong Dani untuk memeriksakan anaknya ke RSUD Ciamis meski tidak memiliki kartu BPJS. Bahkan saya sempat menawarkan bayar mandiri, namun ditolak,” ucapnya kepada menatapjabar.com